Tiga Kakak Beradik Kerjanya Pemalsu STNK dan BPKB

JAKARTA – Aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggulung tiga tersangka pemalsu STNK dan BPKB. Dalam aksinya kawanan ini sudah memproduksi ratusan surat kendaraan palsu dan sudah disebar ke sejumlah wilayah di Indonesia.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Faruk Rozi menyebutkan ketiga pelaku yang diamankan , RB, 32, ST, 25, dan SP,19, merupakan kakak beradik.

AKP Faruk Rozi mengatakan ketiga pelaku ditangkap di wilayah Grobogan, Jawa Tengah, pada Selasa (11/9/2018) silam. Ketiganya ditangkap pada saat yang bersamaan.

“Pada saat diamankan, pelaku ternyata sedang melakukan pekerjaan mencetak atau memproduksi BPKB palsu,” ungkap Faruk, Kamis (13/9/2018).

Pengungkapan itu berawal dari informasi adanya penjualan STNK dan BPKB palsu melalui media sosial. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berpura-pura memesan STNK di wilayah Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Setelahnya diketahui bahwa pencetakan STNK dan BPKB palsu berada di Grobogan, Jawa Tengah. Jadi untuk proses produksinya dilakukan di rumah tersangka di daerah Grobogan, Jawa Tengah,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Facebook dan situs yang mereka pakai, para pelanggan surat palsu tersebut tidak hanya berasal dari Jakarta saja tapi juga dari seluruh Indonesia.

“Berdasarkan pengakuan dari yang bersangkutan, mereka sudah memproduksi ratusan STNK dan BPKB palsu yang telah diedarkan di seluruh wilayah Indonesia. Mereka sudah selama tujuh bulan melaksanakan kegiatan tersebut,” ujar Faruk.

Adapun barang bukti yang disita dari ketiga pelaku di antaranya puluhan STNK dan BPKB palsu, beberapa buah stempel, laptop, printer, handphone hingga bukti pengiriman barang.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 263 ayat 1 tentang pemalsuan surat-surat. Ketiganya diancam hukuman pidana penjara selama enam tahun. Para pelaku kini mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (yahya/b)