Pertamina Bisa Beli Minyak Milik KKKS 225 Ribu BPH

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan PT Pertamina (Persero) bisa membeli minyak bagian Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari hasil produksi blok migas dalam negeri sekitar 225 ribu barel per hari (bph).

Sesuai Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 42 Tahun 2018, tentang Prioritas Pemanfaatan Minyak Bumi untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri, di mana Pertamina bisa membeli minyak secara langsung minyak bagian dari KKKS.

“Statusnya sedang di Ditjen Migas, sedang di-follow up potensinya sekitar 225 barel per hari,” kata Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 14 September 2018.

Arcandra menjelaskan setelah Permen tersebut dikeluarkan pemerintah sudah melakukan koordinasi dan sosialisasi ini kepada 10 KKKS besar. Berdasarkan beleid tersebut KKKS wajib menawarkan minyak bagian KKKS kepada Pertamina.

“Minggu lalu sudah dikumpulkan 10 KKKS yang punya produksi terbesar seperti Chevron, Exxon,” sebut dia.

Ia menyebutkan bagian minyak dari hasil produksi blok migas yang dikelola Chevron Pacific Indonesia sebanyak 92 ribu bph, lalu Mobil Cepu Limited sebanyak 30 ribu bph, Petronas Cari Gali sebanyak 13,4 ribu bph, CNOOCL sebesar 13 ribu bph, Medco sebesar 11 ribu bph, dan Chevron Indonesia Comoany sebanyak 7.000 bph.

Adapun bagian minyak hasil produksi tersebut bisa dibeli Pertamina dengan melakukan secara business to business (b to b) kepada KKKS. Arcandra menuturkan pemerintah tidak mengatur mengenai bisnis jual beli minyak tersebut. Bisnis itu diserahkan sepenuhnya kepada Pertamina dan KKKS.

“Itu diserahkan secara B to B,” pungkas dia.

(AHL)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.