Dongkrak Rupiah, Dua Kilang Sumatera Disulap Kelola B100

Menteri BUMN Rini Soemarno. (FOTO: Medcom.id/Kautsar)

Nusa Dua: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno turut serta melakukan berbagai langkah untuk menurunkan tekanan pada nilai tukar rupiah.

Salah satunya dengan mengonversi kilang pengelola minyak mentah berasal dari fosil menjadi berbahan dasar kelapa sawit. Kilang tersebut nantinya akan 100 persen mengelola minyak kelapa sawit (B100).

Menurut Rini upaya ini dilakukan dengan mencontoh sebuah kilang di Italia. Kilang tersebut dikelola oleh perusahaan migas bernama Eni yang mengonversikan ke minyak sawit.

“Kilang tersebut tadinya untuk minyak mentah, usianya sudah cukup tua dari 1935 dan akhirnya dikonversikan pada 2012 dan mulai 2015 sudah produksi B100 dengan bahan baku minyak kelapa sawit,” kata Rini di Nusa Dua, Bali, Selasa, 9 Oktober 2018.

Dirinya menyebutkan ada dua kilang yang saat ini sedang dipelajari untuk dikonversi pengelolaannya, yakni Kilang Plaju dan Kilang Dumai. Kedua kilang tersebut sama-sama telah berumur tua dan diperkirakan akan sulit untuk menghasilkan produksi secara modern.

Lagi pula kedua kilang tersebut terletak di Sumatera yang merupakan daerah dengan pasokan kelapa sawit dalam jumlah besar. Langkah ini diharapkan mengurangi kebutuhan terhadap impor minyak mentah yang selama ini menjadi penyebab defisit transaksi berjalan dan pelemahan rupiah.

“Memanfaatkan minyak sawit sebagai bahan minyak mentah ini akan menurunkan kebutuhan akan impor,” jelas dia.

(AHL)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.