BBM Satu Harga Sampai di Semua Perbatasan RI

Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: Sejak akhir tahun lalu pemerintah telah menerapkan kebijakan BBM satu harga. Kebijakan tersebut terutama ditujukan untuk daerah-daerah terpencil di luar Jawa yang selama ini menanggung beban harga lebih mahal.

Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan daerah-daerah di luar Jawa kini lebih mudah mengakses energi dengan harga terjangkau. Direktur BBM BPH Migas Patuan Alfon Simanjuntak mengatakan, BBM satu harga tersebar mulai dari utara, selatan, barat dan timur.

“Paling utara Kecamatan Pulau Laut Kabupaten Natuna. Paling Selatan kecamatan Sabu Barat Kabupaten Raijua. Paling Barat Kecamatan Lahomi Nias Barat dan paling timur Oksibil Pegunungan Bintang,” kata Alfon pada Medcom.id, di Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018.

Meski implementasinya belum secapat yang diharapkan, namun BBM satu harga sudah menyentuh 77 dari 130 titik target tahun ini. Sebanyak 73 dari 77 titik, BBM dipasok Pertamina. Sisanya oleh swasta.

“Masih ada 53 titik penyalur lagi yang belum,” tutur Alfon.

Alfon menjelaskan 53 titik tersebut masih terkendala perizinan seperti Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Serta izin mendirikan bangunan (IMB) dan lain sebagainya.

Oleh karena itu dengan alasan tersebut pemerintah belum berniat untuk menambat target titik penyaluran dalam waktu dekat. Pemerintah akan fokus menyelesaikan target yang telah dibuat terlebih dahulu.

(AHL)

Cara DAFTAR POKER Domino Qiu Qiu Capsa Susun Online Indonesia di Situs Agen Judi Terpercaya Assosiasi Resmi Dewapoker IDN Bank BCA, BNI, BRI dan Mandiri.