Bahas Harga Premium, Komisi VII Putuskan Rapat Tertutup

Jakarta: Komisi VII DPR-RI akhirnya memutuskan rapat kerja dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersifat tertutup. Padahal rapat tersebut membahas mengenai penjelasan harga premium yang sempat dinaikkan dan diturunkan beberapa waktu lalu.

Pada saat dibuka oleh Pemimpin Rapat Ridwan Hisjam, peserta rapat menyetujui rapat mengenai penjelasan pemerintah penundaan kenaikan harga premium dan RKAKL bersifat terbuka. Namun beberapa saat kemudian terjadi interupsi yang meminta rapat tersebut dilewati dan masuk ke agenda kedua yaitu pembahasan penyesuaian RKAKL 2019.

“Tidak perlu dibahas (penjelasan penundaan kenaikan premium) kenapa karena tidak penting. Apa urgentnya?” ucap Adian di Ruang Rapat Komisi VII DPR-RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018.

Tak lama berselang, Anggota Komisi VII DPR-RI dari Fraksi Gerindra, Kardaya Warnika menolak usulan Adian. Ia menyebutkan, meskipun pembahasan tersebut tidak memiliki urgensi khusus tapi masyarakat perlu tau apa penyebab ditundanya kenaikan harga itu.

“Kalau tidak ada transparansi, iklim investasi dalam bidang ini hancur. Jadi dengarkan saja,” kata Kardaya.

Tak hanya Adian dan Kardaya, beberapa anggota Komisi VII DPR-RI lainnya juga ada yang minta rapat penjelasan premium tetap dilanjutkan dan beberapa lainnya tidak dibahas. Kemudian, Ridwan memutuskan skorsing rapat tersebut 10 menit.

Setelah skorsing, bukan keputusan yang didapat tetapi interupsi demi interupsi terus keluar dari anggota Komisi VII DPR-RI dari PDIP, Hanura, Gerindra, Golkar, dan Demokrat.

Anggota Fraksi Demokrat Herman Khaeron mengatakan pendapatan dan penjelasan Menteri ESDM, Ignasius Jonan penting dan menurutnya sebagai wakil rakyat perlu mendengarkannya.

“Pendapatan Pak Menteri penting. Bahwa memang urgensi tidak penting, tapi timing penting. Itu cukup arif mendengarkan ini,” ujar Herman.

Dari pukul 14.00 WIB saat dibukanya rapat hingga sekitar 15.40 WIB perdebatan antar anggota Komisi VII DPR-RI tidak juga selesai, sehingga pemimpin rapat mengusulkan rapat tersebut bersifat tertutup.

Tapi keputusan tersebut tidak diterima oleh fraksi Gerindra. Tiga anggota Gerindra walk out dalam rapat karena menurutnya, penjelasan tersebut perlu disampaikan dan didengar publik.

“Lobi-lobi antar fraksi katanya tidak ada kesepakatan. Keputusan formal adalah di sini. Sudah putuskan terbuka. Malu saya ada apa yang dirahasiakan pemerintah,” kata Ramson Siagian dari Fraksi Gerindra.

“Hak rakyat untuk dapat info. Fraksi gerindra tak ikut dalam fungsi pengawasan. Dan kedua agenda budget. Kami walk out,” tutup Kardaya. Kemudian dia menegaskan bahwa rapat diteruskan secara tertutup.

(SAW)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.