Pengamat: Lumrah Pertamina Kerja Samakan Blok Terminasi

Jakarta: Langkah Pertamina bekerja sama menggarap blok-blok terminasi disebut lumrah. Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS)‎ Marwan Batubara menyatakan Pertamina justru perlu bekerja sama dengan pihak lain untuk mengurangi risiko investasi dan menggenjot produksi. 

“Mencari partner bisnis dengan membuka tender sangat penting dilakukan. Tapi, harus dipilih mana yang memberikan penawaran terbaik dan bisa membayar di muka karena sahamnya dibagi. Uangnya bisa digunakan untuk investasi lagi,” kata Marwan melalui keterangan tertulis, Jumat, 2 November 2018.

Meski saham pengelolaan tersebut dibagi, lanjut Marwan, Pertamina tetap mendapat keuntungan. Di antaranya transfer teknologi bila mitranya perusahaan asing. Untuk itulah, dalam melakukan proses kerja sama dengan mitra, Pertamina harus berperan aktif dan dominan. 

Marwan menegaskan kerja sama dalam industri migas tidak bisa diartikan sebagai ketidakmampuan perusahaan dalam menggarap ladang minyak. Kerja sama justru dilakukan agar perusahaan tersebut bisa terus mengembangkan produksinya. 

“Pertamina juga begitu. Saat ini pekerja lokal sudah mampu menggarapnya. Sangat kompeten untuk on shore. Mereka mampu menggarap di darat dan sudah banyak orang kita yang bekerja. Mitra bisnis itu untuk eksplorasi, mungkin masih diperlukan,” kata Marwan.

Begitu pula dengan teknologi, tidak perlu ada yang meragukan kemampuan Pertamina. Sebagai contoh, lanjut Marwan, Pertamina memiliki dan mengelola Laboratorium Enhanced Oil Recovery (EOR). Pertamina juga telah bekerja sama dengan SKK Migas, lembaga riset, universitas, dan industri perminyakan baik nasional maupun internasional. 

“Dengan penerapan teknologi yang diperlukan, baik aplikasi, injeksi uap, maupun ASP (alkalin/surfaktan/polimer), Pertamina mampu menjaga kesinambungan produksi,” paparnya.

Dia mengutarakan spektrum portofolio Pertamina di sektor hulu sangat luas mulai dari eksplorasi, pengembangan lapangan baru (green field), hingga optimalisasi lapangan tua (brown field) baik di darat, daerah rawa, maupun laut. 

“Kemampuan ekplorasi dibuktikan dengan temuan ekplorasi Parang-1. Salah satu dari 10 temuan terbesar dunia pada 2017. Penemuan ini mampu menahan laju penurunan produksi (production decline rate) di sumur-sumur tua seperti di lapangan Sago, Tempino, Rantau, dan lainnya,” kata dia.

(UWA)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.