Jonan Minta IUPK Freeport Segera Diselesaikan

Freeport. Dok: MI.

Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan miminta agar izin usaha pertambangan khusus (IUPK) permanen untuk PT Freeport Indonesia (PTFI).

Permintaan tersebut ia utarakan pada Yunus Saefulhak yang baru saja dilantik menjadi Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Yunus dilantik menggantikan Sri Raharjo yang dipindahtugaskan sebagai Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara Batubara Pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

“IUPK Freeport ya pak dalam satu dua minggu ini,” kata Jonan dalam sambutan pelantikan di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu, 21 November 2018.

Selain itu, Sri Raharjo menggantikan posisi Muhamad Hendrasto yang dipindahkan sebagai Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Jonan juga meminta pada Sri Raharjo dan Muhamad Hendrasto untuk bekerjasama menyelesaikan satu perubahan Peraturan Pemerintah (PP) terkait Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).

“Karena ada satu perubahan PP untuk perpanjangan PKP2B. Yang mulai cukup besar adalah protes kerusakan lingkungan hidup akibat kerusakan pertambangan,” tutur dia.

Sementara itu Direktur Jenderal Minerba Bambang Gatot Ariyono mengatakan pihaknya baru akan memberikan IUPK Permanen apabila seluruh persyaratan telah diselesaikan

“Nanti kita lihat, semuanya selesai, lingkungan, divestasi selesai semua baru IUPK keluar.,” tegas Bambang.

(SAW)